menikmati lelah…

beberapa pekan ini, aku memilih pulang pergi dari rumah ke kantor. Dari kota Cirebon ke Pabedilan. Aku memilihnya dengan keyakinan hanya sementara sebelum mendapat rumah kontrakan dekat kantor. Tentu saja, kontrakan yang cocok baik kenyamanan maupun harganya. Tapi sepekan ini aku begitu menikmati rutinitas pulang pergi di malam hari. Naik bus malam. berdesakan. Berinteraksi dengan beragam komunitas. Para lelaki kepala keluarga. Para perempuan kepala keluarga. Para anak baru gede (ABG) dengan dunianya. Para kuli bangunan yang begitu kompak menawar ongkos bus dengan sangat minim. Di sana ada kehidupan. Ada semangat yang takkan pernah beranjak. Mulai dari pencari kerang hingga karyawan dengan phone cell merk Blackberry. Akupun kian menikmati lelahku. Seperti hari-hari sebelumnya. Seperti masa-masa sebelumnya. Setiap keringat yang keluar harus menjadi berarti dan menjelma makna.