terjaga

kali ini aku benar-benar tak ingin berhenti melangkah. aku ingin terus melangkah. meski aku sadar kedua kakiku tak lagi sanggup menahan berat badanku. aku tak ingin berhenti. bisingnya musik di telingaku terasa begitu teratur dibanding bisingnya jalan raya. di bawah cahaya rembulan, aku terbuai setelah beberapa saat yang lalu penat terasa menghantamku. dan ajaib, semuanya hilang dan terasa ringan. aku pikir seharusnya, selain penat berlebih, aku juga lelah bukan kepalang, atau bisa jadi aku sampai tak sadarkan diri di tengah lalu lalang pengguna jalan raya. tapi sekali lagi, tidak demikian. semua beban yang bergelayut di pikiran, tiba-tiba mundur teratur. padahal aku cukup berjalan di bawah rembulan, melihat pemandangan kesibukan sembari mendengarkan alunan musik di telingaku. berjalan terus berjalan. tak peduli mata dan kepala menyapuku. saat itulah, aku meyakini cara itu cukup manjur melepaskan penatku. meski malam berganti pagi, aku ingin tetap terjaga.