mulanya “kata”

Pada mulanya adalah kata.
Sejarah telah memberkahi umat manusia dengan guru-guru terbijak, jiwa-jiwa sangat tercerahkan yang memahami misteri-misteri spiritual dan mental melebihi segala pemahaman.

Kata-kata berharga para ahli ini—Buddha, Yesus, Muhammad, Zeroaster, dan lainnya yang tidak terhitung banyaknya—telah diteruskan di sepanjang sejarah di dalam wadah-wadah tertua dan paling berharga—buku.
Setiap kebudayaan di bumi memiliki buku sucinya sendiri—katanya sendiri—yang ke semuanya berbeda, tetapi masing-masingnya sama.

Bagi orang Kristen, kata itu adalah Al-Kitab. Bagi orang Muslim, kata itu adalah Al-Qur’an. Bagi orang Yahudi, kata itu adalah kitab Taurat. Bagi orang Hindu, kata itu adalah kitab Weda. Dan seterusnya, dan seterusnya. Kata itu akan menerangi jalan.

(masih dari Dan Brown dalam “The Lost Symbol”-nya)