Category Archive: satu waktu

berpikir lelah

Benar. Pada akhirnya menjadi sendiri. Menyelesaikan segalanya sendiri. Kerumitan-kerumitan itu. Tak peduli siapa pelaku kerumitan itu. Kau pernah kesulitan menerjemahkan kerumitanmu sendiri? Aku pikir banyak hal diawali dari kerumitan itu sendiri. Kenapa kita… Continue reading

berpikir tak mungkin

kapan terakhir kali kau berpikir duniamu berhenti berputar? berpikir tentang segalanya tak lagi mungkin untuk apapun. beberapa pekan lalu aku berpikir segalanya tak lagi mungkin. tapi detik itu aku gagap menerjemahkannya. tidak, bisa… Continue reading

balance

man maintains his balance, poise, and sense of security only as he is moving forward. -maxewell maltz from Una Bella Vita A Beautiful Life

secuil dari yang bersuara

“….Anda hanya melihat dan mendengarkan melalui media tentang buruh migran perempuan Indonesia yang diperlakukan tidak adil di Malaysia. Anda hanya mendapatkan sebagian kecil kisah-kisah yang jauh lebih menyedihkan di Malaysia. Saya melihat itu… Continue reading

semoga tegar

Tuhan, Semoga jiwa mereka semakin tegar. Mereka para korban dan keluarga korban bencana di negeri ini. Semoga Mereka Semakin Tegar, Semakin Tegar, Semakin Tegar, Semakin Tegar, dan, Semakin Tegar.

tentang risiko

sepanjang sebelum dan sesudah liburan hari raya yang bagiku begitu panjang, untuk kali ke sekian aku terlalu banyak berfikir. yang berarti aku tengah menikmati berbaur dengan diri. tubuhku seperti biasa, bergerak menelusur sejumlah… Continue reading

puasa, menuju makan sejati

*Kolom: Emha Ainun Nadjib Puasa itu jalan sunyi Tersedia makanan tapi tak dimakan Tersedia kursi tapi tak diduduki Tersedia tanah tapi tak dipagari Puasa itu jalan sunyi Menggambar tapi tak terlihat Bernyanyi tapi… Continue reading

kian kuat

Rasanya seperti melempar kerikil yang telah lama bersarang di dalam sepatuku. Sepatu yang aku injak di bawah telapak kakiku. Setelah kerikil yang tersembunyi itu aku buang sekaligus aku lempar, aku kembali lega. Aku… Continue reading

tentang “berbeda”

Aku lebih suka menuliskannya “berbeda”, meskipun sebenarnya bisa saja ditulis “perbedaan”. Akhirnya ada satu waktu mengeluarkan isi kepalaku ini. Aku berharap isi kepalaku ini tidak menjadi pemicu hal-hal yang tidak diinginkan. Seperti blogger… Continue reading

mulanya “kata”

Pada mulanya adalah kata. Sejarah telah memberkahi umat manusia dengan guru-guru terbijak, jiwa-jiwa sangat tercerahkan yang memahami misteri-misteri spiritual dan mental melebihi segala pemahaman. Kata-kata berharga para ahli ini—Buddha, Yesus, Muhammad, Zeroaster, dan… Continue reading