Sebuah Prosa dari Lola Amaria

MINGGU PAGI DI VICTORIA PARK; Sutradara: Lola Amaria; Skenario: Titien Wattimena; Pemain: Lola Amaria, Titi Sjuman, Donny Alamsyah, Donny Damara; Produksi: Pic[K]Lock Productions; ulasan dari TEMPO VICTORIA Park tidak menjanjikan banyak hal. Para… Continue reading

di satu waktu

di satu sudut dan waktu, aku datang, lalu duduk, memilih berbaur dengan diriku. padahal di luar sana ada mereka dan suasana yang sepertinya begitu menarik. karena aku selalu gagal memerankan jiwa lain di… Continue reading

lelaki mengerikan

beberapa pekan ini aku merasa aneh. tapi cuaca tetap terasa begitu cerah. tempat di mana kakiku berpijak, pelahan mulai menyengat. terkadang aku sulit membedakan cuaca cerah dan panas. aku masih terlalu sibuk dengan… Continue reading

terjaga

kali ini aku benar-benar tak ingin berhenti melangkah. aku ingin terus melangkah. meski aku sadar kedua kakiku tak lagi sanggup menahan berat badanku. aku tak ingin berhenti. bisingnya musik di telingaku terasa begitu… Continue reading

Permalink

tentang Curhat mereka

Para perempuan itu seperti biasa, selalu terlihat kuyu. Rutinitas mereka tetap sama. Aktifitas yang tentu saja membutuhkan energi yang lebih besar dibanding enerji para lelakinya. Pada saat dan tempat yang berbeda, mereka mengeluhkan… Continue reading

cukup aku

dan tegarku melebihi tegarmu, tapi aku tak perlu meneriakkannya seperti yang kau teriakkan padaku. dan suram kisahku lebih suram dari kisahmu, tapi aku tak butuh simpatimu seperti kau yang berharap butuh simpatiku. begitupun… Continue reading

Permalink

Gelap

Seperti biasanya, tak ada yang tak menarik dari paragraf yang disusun oleh seorang Goenawan Mohamad dalam catatan pinggir, termasuk dalam Majalah TEMPO 17 Mei 2010. kali ini aku ingin berbagi. Siang itu saya… Continue reading

rendezvous (2)

aku harus menemuimu. dan kau harus menemuiku. kali ini pertemuan kita harus berhasil. kau sudah terlalu lama mengulur waktu. begitu pun aku yang dengan sangat sengaja dan jelas-jelas mengulur waktu pertemuan kita. jangan… Continue reading