lelah sebenarnya

siang tadi. panas menyengat. kedua pundakku penuh beban. ruang kepalaku hampir meledak meski setengah mati kutahan. kedua kakiku, memang diam. tapi tulang-tulangnya tak henti-hentinya mengeluh. aku mendengarkan semuanya. semua keluhan nyaris membuncah. aku… Continue reading