Tag Archive: pluralism

bukan “robohnya surau kami”

“Robohnya gereja kami…” ini bukan judul sebuah novel maupun film. Namun pertama kali membacanya memang mengingatkan saya pada sebuah judul kumpulan cerpen sosio-religi karya A.A. Navis berjudul “Robohnya Surau Kami” yang diterbitkan tahun… Continue reading

tak ada sekat

kurang lebih dua tahun lalu, kutulis tak ada sekat meski ragam. tentang pertemuan singkat namun begitu membekas. kali pertama merasa begitu dekat dengan mereka yang awalnya terasa ‘jauh’. namun mereka dan aku bersahabat… Continue reading